Postingan ini gue ambil dari blognya sarasvati dan menurut gue ini very interesting so check this out. Terlalu banyak keluhan yang kalian ungkap, tentang derita, tentang pengkhianatan, tentang kekecewaan terhadap sesuatu yang kalian tidak pernah capai, tentang perbedaan, tentang ketidakadilan. Aku adalah salah satu dari sekian banyak orang yang tidak pernah sedikitpun mengeluhkan kehidupanku yang menurutku baik-baik saja. Aku terlahir tanpa penglihatan dan tanpa jari jemari, tak ada hal yang lebih penting dari sebuah kesempurnaan fisik bagi orang-orang yang selama ini kukenal. Segala keluhan tentang ketidaksempurnaan selalu menjadi sebuah kesedihan yang bisa memporak porandakan mental mereka. Sementara aku, berjuang melakukan segalanya dengan keterbatasan fisik yang kumiliki. Tuhan menuliskan sebuah cerita untukku, dimana cerita itu kutulis sendiri entah tentang kesedihan entah tentang kebahagiaan. Namun kuputuskan untuk memilih cerita mengenai kebahagiaan, karena tak pernah terpatri di dalam kepalaku untuk hidup dalam kesedihan. Kuwujudkan cerita hidupku dalam rangkaian cerita bahagia yang kurangkai bersama keluargaku. Kalian terlalu banyak mengeluh tentang cinta, mengeluh tentang ketidakadilan, mengeluh tentang perbedaan, namun tak pernah kalian ceritakan bagaimana kalian bisa melaluinya. Jika kalian bersedih, kalian biarkan seisi jagad raya mengetahuinya…. Namun saat kalian temukan kebahagiaan dibalik segala kesedihan yang menimpa, kalian tak menganggap bahwa itu adalah sesuatu yang bisa kalian sebut “bahagia”. Tertutupkah mata kalian untuk itu? Begitu sukakah kalian mengelu-elukan kesedihan seolah hanya kalian manusia kurang beruntung yang ada dimuka bumi ini? Kalian bisa memilih cerita yang ingin kalian tulis di hidup kalian, Tuhan itu adil… kita hanya tinggal memilihnya. Aku merangkai cerita hidupku, namun tetap Tuhan yang memberikan tema, dan ternyata tema yang Tuhan berikan padaku memang begitu melankolis, ditengah perjuanganku menjadi manusia normal, kutemukan fakta bahwa sebuah penyakit mematikan telah menggerogoti tubuhku… aku divonis mengidap penyakit kanker kulit. Tak ada yang tahu apa penyebabnya, namun inilah tema cerita yang Tuhan berikan padaku. Dalam rintihan kesakitan yang semakin lama semakin menyiksa, segala daya dan usaha kubuat agar tak membuat keluargaku risau. Aku masih tetap mencoba bertahan dari keluhan, kunikmati rasa sakitku dalam kegelapan… aku kuat.. aku yakin kuat… aku bisa membuat sebuah cerita yang tetap indah.. tetap indah meski tema dalam hidupku nanti berakhir dengan kematian. Aku masih tersenyum dalam kegelapan dan kesakitan akibat sakit yang kuderita, menunggu waktu itu akan datang padaku… aku bahagia dengan hidupku meski lahir dalam kondisi tak normal dan divonis akan segera pergi meninggalkan segalanya. Bisakah kalian mengerti mengapa aku benci orang-orang yang suka mengeluh dan larut dalam kesedihan? Aku tak seberuntung kalian karena tak memiliki waktu yang cukup untuk melakukan lebih banyak lagi hal yang ingin kuraih, sementara kalian masih bisa menulis cerita cerita baru untuk hidup yang lebih menyenangkan sesuai dengan yang kalian mau… Aku tak mau berandai-andai… aku tak akan meminta keajaiban apapun dari-Nya, hingga detik ini aku berhasil merangkai cerita bahagia hidupku… selamanya harus tetap bahagia, jika aku pergi nanti… aku mau semuanya tetap bahagia… Yah setelah gue baca postingan ini gue cuma bisa terdiam menundukkan kepala dan berkata dalam hati “tuhan maafkan hamba, hamba selalu meminta dan meminta terkadang hamba bahkan menuntutmu ya tuhan tanpa pernah mengerti berapa banyak karuniamu yang hamba dustakan dengan sia-sia tanpa bisa hamba sedikitpun bersyukur kepadamu, maafkan hamba ya tuhan maaf,maaf,maaf,maaf dan maaf” #sambil ngelap ingus yang udah kemana-mana
G bosen apa ya masalahnya cuma itu-itu aja
Sekarang tanya aja bhay sama diri lo sendiri pernah g sih lo bhay nyimpen fotonya @##@% lagi mesra banget pernah g sih? pernah g sih bhay nyimpen barang dari ^%$#@ ? ini emang galau paling g mutu tapi pernah g sih lo liat foto pacar lo lg mesra banget sama mantannya dan itu masih disimpen dan g sengaja lo liat. Lo kayak ngeliat mereka lagi pacaran didepan lo peluk-pelukan, gendong-gendongan, gandeng-gandengan tangan dan itu rasanya kayak lo g bisa boker 4 bulan padahal ngerasanya kayak udah diujung dan itu g nyaman banget men, dan galaunya kayak kalau lo lagi jadi penyanyi metal tapi lo botak terus lo galau maksimal pas liat temen satu band lo pada bisa ngibasin, muter-muterin rambut mereka gaya trio macan dan lo didepan cuma bisa manggut-manggut geleng-geleng sambil nyanyi kayak orang mabok lem dibawah jembatan.
Ya mungkin gue cuma mau bilang kalau lo emang masih suka, masih sayang sama mantan lo mending balikan aJA DEH. GPP DEH GUE SAKIT YANG PENTING LO BAHAGIA CEEEEILEEEHH NGIHUY PADAHAL NULISNYA UDAH SAMBIL NANGIS ALA DORAEMON YANG LAGI KESETRUM LISTRIK…INI GIMANA MATIIN CAPS LOCKNYA KOK G BISAAAAAA!!!!!!
you know how it feels in compared. I am not good at playing music or anything that he can do and sometimes life is not fair but fine. I just silent and maybe I just can do this.i think silent is better